- Kunjungi SMAN 1, Kapolres Barito Utara Motivasi Siswa Jaga Disiplin Selama PJJ
- Ketua DPRD Hj Mery Rukaini Beri Selamat kepada 55 Pejabat yang Dilantik Bupati Barito Utara
- Tak Cukup Duduki Jabatan, 55 Pejabat Barito Utara Dituntut Bekerja Nyata
- Sekda Muhlis Tekankan Sinergi Camat dan Kepala Puskesmas, Pastikan Program 2026 Tuntas
- Bupati Beri Lampu Hijau, PertaLink Mulai Dimatangkan, Pertamina dan Perusda Mulai Berkoordinasi
- Kapolres Barito Utara Turun Langsung Amankan Aspirasi Driver Batu Bara, Situasi Kondusif
- 85 Lulusan Politeknik Muara Teweh Diwisuda, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Pengabdian dan Kerja Nyata
- Bupati Temui Driver Angkutan Batu Bara dan Masyarakat, Janji Panggil Pimpinan Mitra Barito dan Tamtama
- BREAKING NEWS: Warga dan Driver Angkutan Batu Bara Berorasi di Kantor Bupati Barito Utara, Tunggu Pertemuan dengan Shalahuddin
- Bukan Sekadar Gedung Sekolah, Shalahuddin Ingin Anak Barito Utara Bisa Belajar Tanpa Terbebani Biaya
Rakornas Kementan Bahas Ancaman Kekeringan, Barito Utara Siap Perkuat Pertanian

Baritonews.co - Jakarta – Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, bersama Kepala Dinas Pertanian H. Adi Haryadi, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang digelar oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Dilaksanakan di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (20/04/2026).
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman memimpin secara langsung kegiatan yang dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas Prediksi Potensi kekeringan Ekstrem oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika serta upaya menjaga Swasembada Pangan secara berkelanjutan, serta menyoroti dampak Proyeksi Iklim Tahun 2026.
Dia menyampaikan bahwa musim kemarau diperkirakan berlangsung lebih panjang dengan curah hujan di bawah normal di sebagian besar wilayah Indonesia. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kekeringan yang dapat berdampak signifikan terhadap sektor Pertanian.
Sejumlah langkah Strategis menjadi Fokus pembahasan, antara lain penguatan sistem Irigasi, Optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian, serta penerapan Teknologi yang Adaptif terhadap perubahan iklim.
Pemerintah daerah juga diminta untuk mengajukan kebutuhan Prioritas dalam menghadapi musim kemarau, seperti pembangunan jaringan Irigasi, Infrastruktur Konservasi Air, hingga Sistem Irigasi Perpompaan dan Perpipaan guna memastikan ketersediaan Air bagi Petani.
Seperti dikutip dari laman Humas Barut, Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam memperkuat kesiapsiagaan sektor pertanian demi menjaga Stabilitas Produksi Pangan Daerah.
Felix juga menekankan pentingnya Sinergi antara Pemerintah Pusat dan daerah agar setiap kebijakan dapat diimplementasikan secara Efektif hingga ke tingkat lapangan.
“Rakornas ini menjadi Momentum penting untuk menyelaraskan kebijakan pusat agar dapat diterjemahkan secara Konkret di daerah,” ucapnya mengakhiri.
(Ant)
.png)





.jpg)




