- Rakornas Kementan Bahas Ancaman Kekeringan, Barito Utara Siap Perkuat Pertanian
- Gang Pelajar Km 7 Gelap Sepekan, Dishub Barut Bergerak Cepat Usai Terima Laporan Warga
- Gowes Pagi Bersama, Bupati Barito Utara Pantau Kebersihan Kota Muara Teweh
- Tak Sekadar WTP, Barito Utara Prioritaskan Transparansi Lewat LKPD 2025
- Pemkab dan DPRD Barito Utara Matangkan Dua Raperda, Siap Kaji Banding ke Luar Daerah
- Hari Amatir Radio Dunia 2026, IARU Region 3 Soroti Inovasi dan Peran Strategis di Masa Darurat
- Kapolda Kalteng Tekankan Enam Pedoman Utama Penanganan Karhutla 2026
- Sekda Muhlis, Sinergi Dari Semua Pihak Jadi Kunci Cegah Karhutla di Barito Utara
- Ajang Papipar 2026, Dorong Peran Pemuda Promosikan Seni dan Budaya Barito Utara
- Raperda Penanaman Modal Diharapkan Jadi Solusi Kepastian Investasi
Rakornas Kementan Bahas Ancaman Kekeringan, Barito Utara Siap Perkuat Pertanian

Baritonews.co - Jakarta – Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, bersama Kepala Dinas Pertanian H. Adi Haryadi, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) yang digelar oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Dilaksanakan di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan, Senin (20/04/2026).
Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman memimpin secara langsung kegiatan yang dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas Prediksi Potensi kekeringan Ekstrem oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika serta upaya menjaga Swasembada Pangan secara berkelanjutan, serta menyoroti dampak Proyeksi Iklim Tahun 2026.
Dia menyampaikan bahwa musim kemarau diperkirakan berlangsung lebih panjang dengan curah hujan di bawah normal di sebagian besar wilayah Indonesia. Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kekeringan yang dapat berdampak signifikan terhadap sektor Pertanian.
Sejumlah langkah Strategis menjadi Fokus pembahasan, antara lain penguatan sistem Irigasi, Optimalisasi pemanfaatan lahan pertanian, serta penerapan Teknologi yang Adaptif terhadap perubahan iklim.
Pemerintah daerah juga diminta untuk mengajukan kebutuhan Prioritas dalam menghadapi musim kemarau, seperti pembangunan jaringan Irigasi, Infrastruktur Konservasi Air, hingga Sistem Irigasi Perpompaan dan Perpipaan guna memastikan ketersediaan Air bagi Petani.
Seperti dikutip dari laman Humas Barut, Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam memperkuat kesiapsiagaan sektor pertanian demi menjaga Stabilitas Produksi Pangan Daerah.
Felix juga menekankan pentingnya Sinergi antara Pemerintah Pusat dan daerah agar setiap kebijakan dapat diimplementasikan secara Efektif hingga ke tingkat lapangan.
“Rakornas ini menjadi Momentum penting untuk menyelaraskan kebijakan pusat agar dapat diterjemahkan secara Konkret di daerah,” ucapnya mengakhiri.
(Ant)
.png)









