- BPJS Kesehatan Paparkan Strategi Penguatan Kepesertaan dan Layanan JKN di Barito Utara
- Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi Wujudkan Universal Health Coverage
- Buka FBIMBT 2026, Ini Harapan Bupati
- Jalan Koyem Ujung Retak dan Menyempit, Bupati Instruksikan Perbaikan Segera
- Tiga Jembatan Strategis Diyakini Pangkas Waktu Tempuh ke Ibu Kota Kabupaten dan Antar Daerah
- Mewakili Masyarakat Adat, Pj Damang Lahei Desak Kelonggaran Aktivitas Tambang Rakyat Sebelum WPR Terbit
- Klub Muda dengan Semangat Juara, Tiger Of Borneo Mulai Ukir Prestasi di Berbagai Ajang Lari
- Car Free Day Resmi Dimulai, Bundaran Buah Jadi Ruang Sehat dan Silaturahmi Warga
- Komitmen Dalam Mendukung Program Kemandirian Pangan Nasional, Wabup Felix Hadiri PENAS ke XVII
- PENAS XVII Jadi Ajang Strategis Barito Utara Tingkatkan Kapasitas dan Kemitraan Pertanian
Kisah Julak Ujung, Pedagang Wadai yang Dagangannya Ludes Tiap Sore di Pasar Ramadhan Muara Teweh

BARITONEWS.CO - Muara Teweh – Suasana sore di kawasan depan Masjid Raya Shirathal Mustaqim Muara Teweh tampak lebih hidup dari biasanya.
Aroma kue tradisional dan aneka takjil menyeruak di antara deretan tenda Pasar Wadai Ramadhan 1447 H/2026 M.
Julak Ujung, Pedagang kue basah yang sudah beberapa tahun rutin berjualan saat Ramadhan ini mengaku dagangannya sejak hari pertama Ramadhan sangat laris manis dan tidak ada yang tersisa
Beragam kue tradisional seperti Amparan Tatak, Kararaban, Kue lapis hingga Bingka tersusun rapi sejak siang hari, namun menjelang sore, meja jualannya sudah kosong.
“Alhamdulillah selalu habis sebelum azan Magrib," ujar Julak Ujung sambil memberesi cipir - cipir wadainya.
Menurut julak Ujung yang sebelum Ramadhan selalu berjualan di pasar Rabu ( Pasar Dermaga) ini bahwa Pasar Wadai Ramadhan bukan sekadar tempat berjualan, tetapi momentum mencari berkah sekaligus mempererat silaturahmi dengan pelanggan lama.
“Biasanya pelanggan sudah tahu, sebab jika hari Rabu Julak jualan wadai di pasar Darmaga,"
katanya sambil tersenyum.
Ramadhan tahun ini di Muara Teweh memang membawa angin segar bagi pelaku UMKM. Sejak resmi dibuka oleh Bupati Barito Utara, H Shalahuddin, Pasar Wadai langsung dipadati warga yang berburu takjil untuk berbuka puasa.
Tak hanya Julak Ujung, sejumlah pedagang lainnya juga merasakan peningkatan omzet.
Mereka berharap kondisi ini terus bertahan hingga akhir Ramadhan. Selain meningkatkan pendapatan, kehadiran Pasar Wadai juga menjadi ajang promosi kuliner tradisional khas daerah agar tetap dikenal generasi muda.
Di tengah riuh suara pembeli, kisah pelaku usaha kecil ini menjadi gambaran bagaimana Ramadhan tak hanya menghadirkan suasana religius, tetapi juga membawa berkah ekonomi bagi pedagang kecil di Muara Teweh.
(Ant)
.png)



.jpg)

.jpg)




