- Kunjungi SMAN 1, Kapolres Barito Utara Motivasi Siswa Jaga Disiplin Selama PJJ
- Ketua DPRD Hj Mery Rukaini Beri Selamat kepada 55 Pejabat yang Dilantik Bupati Barito Utara
- Tak Cukup Duduki Jabatan, 55 Pejabat Barito Utara Dituntut Bekerja Nyata
- Sekda Muhlis Tekankan Sinergi Camat dan Kepala Puskesmas, Pastikan Program 2026 Tuntas
- Bupati Beri Lampu Hijau, PertaLink Mulai Dimatangkan, Pertamina dan Perusda Mulai Berkoordinasi
- Kapolres Barito Utara Turun Langsung Amankan Aspirasi Driver Batu Bara, Situasi Kondusif
- 85 Lulusan Politeknik Muara Teweh Diwisuda, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Pengabdian dan Kerja Nyata
- Bupati Temui Driver Angkutan Batu Bara dan Masyarakat, Janji Panggil Pimpinan Mitra Barito dan Tamtama
- BREAKING NEWS: Warga dan Driver Angkutan Batu Bara Berorasi di Kantor Bupati Barito Utara, Tunggu Pertemuan dengan Shalahuddin
- Bukan Sekadar Gedung Sekolah, Shalahuddin Ingin Anak Barito Utara Bisa Belajar Tanpa Terbebani Biaya
Sekda Muhlis, Sinergi Dari Semua Pihak Jadi Kunci Cegah Karhutla di Barito Utara

Keterangan Gambar : Sekda Muhlis saat ikut meninjau kesiapan Sapras dalam penanggulangan Karhutla
Baritonews.co - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menunjukkan komitmennya dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2026. Hal ini ditandai dengan kehadiran Sekretaris Daerah Barito Utara, Drs. Muhlis, yang mewakili Bupati Shalahuddin dalam Apel Gelar Pasukan dan Sarana Prasarana di halaman Mapolres Barito Utara, Jumat (17/04/2026).
Kehadiran Sekda Muhlis menjadi wujud dukungan penuh Pemerintah Daerah terhadap upaya kesiapsiagaan yang dilakukan jajaran TNI, Polri, dan seluruh stakeholder dalam mengantisipasi potensi karhutla, terutama di tengah ancaman fenomena El Nino yang diprediksi terjadi tahun ini.
Usai mengikuti apel, Sekda turut melakukan peninjauan langsung terhadap kesiapan personel serta sarana dan prasarana penanggulangan karhutla.
Selain itu Sekda juga menyimak pemaparan dari pihak Polres terkait peta wilayah dan titik-titik rawan kebakaran di Kabupaten Barito Utara.
Pemerintah daerah tentunya sangat mendukung kesiapan yang telah dilakukan.
Dari peninjauan ini melihat bahwa personel dan sarana prasarana sudah cukup siap.
Langkah pencegahan harus menjadi prioritas utama, mengingat karhutla tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga kesehatan masyarakat dan aktivitas sosial ekonomi.
Sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam menekan potensi kebakaran, terutama pada wilayah-wilayah yang telah dipetakan sebagai daerah rawan.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan kolaborasi semua pihak, baik pemerintah, aparat keamanan, dunia usaha hingga masyarakat, agar upaya pencegahan bisa berjalan maksimal,” ucap Sekda.
Apel gelar pasukan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen bersama antara Pemerintah Daerah dan seluruh unsur terkait dalam menjaga wilayah Barito Utara tetap aman dari ancaman karhutla, khususnya menghadapi musim kemarau tahun 2026.
(Ant)
.png)





.jpg)




