- BPJS Kesehatan Paparkan Strategi Penguatan Kepesertaan dan Layanan JKN di Barito Utara
- Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi Wujudkan Universal Health Coverage
- Buka FBIMBT 2026, Ini Harapan Bupati
- Jalan Koyem Ujung Retak dan Menyempit, Bupati Instruksikan Perbaikan Segera
- Tiga Jembatan Strategis Diyakini Pangkas Waktu Tempuh ke Ibu Kota Kabupaten dan Antar Daerah
- Mewakili Masyarakat Adat, Pj Damang Lahei Desak Kelonggaran Aktivitas Tambang Rakyat Sebelum WPR Terbit
- Klub Muda dengan Semangat Juara, Tiger Of Borneo Mulai Ukir Prestasi di Berbagai Ajang Lari
- Car Free Day Resmi Dimulai, Bundaran Buah Jadi Ruang Sehat dan Silaturahmi Warga
- Komitmen Dalam Mendukung Program Kemandirian Pangan Nasional, Wabup Felix Hadiri PENAS ke XVII
- PENAS XVII Jadi Ajang Strategis Barito Utara Tingkatkan Kapasitas dan Kemitraan Pertanian
Pemkab Barito Utara Perkuat Ekosistem Jagung, Dukung Swasembada Pangan 2026

Baritonews.co - Muara Teweh - Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian, khususnya komoditas jagung, sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan nasional tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, melalui Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Hery Jhon Setiawan, dalam kegiatan Rapat Koordinasi Penguatan Ekosistem Pertanian Jagung yang digelar di Aula Anggrawina Jagratara Polres Barito Utara, Senin (06/04/2026).
Dalam sambutannya, pemerintah daerah menekankan bahwa ketahanan dan kemandirian pangan merupakan kebutuhan mendasar yang harus diwujudkan bersama.
Jagung dinilai memiliki peran strategis, baik sebagai bahan pangan maupun pakan ternak, yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
Pemkab Barito Utara juga menyatakan dukungan penuh melalui berbagai langkah konkret, mulai dari penyediaan sarana produksi, peningkatan kualitas sumber daya manusia petani, hingga penguatan akses pasar.
“Keberhasilan ini tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan sinergi antara pemerintah, swasta, akademisi, dan petani sebagai ujung tombak di lapangan,” tegasnya.
Melalui rapat koordinasi ini, pemerintah berharap dapat merumuskan langkah-langkah strategis yang terarah, terukur, dan berkelanjutan guna memperkuat kontribusi daerah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional.
(Ant)
.png)



.jpg)

.jpg)




