- Gabungan Suku Dayak Das Barito Desak Pemkab Selamatkan Kapal Onrust dan Makam Tua di Lalutung Tour
- Tuyang Maulud Hiasi Semarak Maulid Nabi 1448 H Di Desa Lemo
- Bupati Shalahuddin Bacakan Amanat Ketua Kwarnas di Hari Pramuka ke-65
- Lima Pesan Bupati Untuk Peserta Saat Buka Pesta Siaga Pramuka 2026
- Patih Herman Apresiasi Antusiasme Warga Bintang Ninggi II, Demokrat Komitmen Dekat dengan Masyarakat
- Ketua DPRD Barito Utara Buka Resmi Turnamen Mini Soccer Lemo Cup 2026
- Beri Dukungan Terhadap Kegiatan Keagamaan, Hj Nety Herawati Hadiri Barito Utara Bertablig
- Barito Utara Bertablig, Perkuat Silaturahmi Antara Pemerintah, Ulama dan Masyarakat
- Pemkab DPRD Barito Utara Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
- Semarakakan HUT ke 81 RI, Ini Himbauan Ketua RT 30 Dermaga Ujung
Petani Jadi Kunci, Penguatan Ekosistem Jagung Didorong Lebih Terpadu di Barito Utara

Baritonews.co - Muara Teweh - Peran petani sebagai ujung tombak pembangunan sektor pertanian kembali menjadi sorotan dalam Rapat Koordinasi Penguatan Ekosistem Pertanian Jagung di Kabupaten Barito Utara, Senin (06/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Anggrawina Jagratara Polres Barito Utara ini menghadirkan pesan kuat dari Bupati Barito Utara melalui Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Hery Jhon Setiawan, terkait pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan pertanian ke depan.
Dalam sambutan yang dibacakan, ditegaskan bahwa penguatan ekosistem pertanian jagung tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus berkelanjutan dan menyentuh langsung kebutuhan petani di lapangan.
Beberapa langkah yang dinilai krusial antara lain peningkatan koordinasi lintas sektor, optimalisasi peran penyuluh pertanian, pemanfaatan teknologi modern, serta penguatan kelembagaan petani.
Pemerintah juga mendorong petani untuk terus berinovasi dan tidak ragu mencoba pendekatan baru dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.
“Petani memiliki peran sentral. Kami memberikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi mereka selama ini,” ujar Hery Jhon Setiawan.
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi momentum untuk melahirkan langkah konkret yang mampu menjawab berbagai tantangan pertanian, sekaligus memperkuat posisi Barito Utara dalam mendukung target swasembada pangan tahun 2026.
(Ant)
.png)


.jpg)







