- Kunjungi SMAN 1, Kapolres Barito Utara Motivasi Siswa Jaga Disiplin Selama PJJ
- Ketua DPRD Hj Mery Rukaini Beri Selamat kepada 55 Pejabat yang Dilantik Bupati Barito Utara
- Tak Cukup Duduki Jabatan, 55 Pejabat Barito Utara Dituntut Bekerja Nyata
- Sekda Muhlis Tekankan Sinergi Camat dan Kepala Puskesmas, Pastikan Program 2026 Tuntas
- Bupati Beri Lampu Hijau, PertaLink Mulai Dimatangkan, Pertamina dan Perusda Mulai Berkoordinasi
- Kapolres Barito Utara Turun Langsung Amankan Aspirasi Driver Batu Bara, Situasi Kondusif
- 85 Lulusan Politeknik Muara Teweh Diwisuda, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Pengabdian dan Kerja Nyata
- Bupati Temui Driver Angkutan Batu Bara dan Masyarakat, Janji Panggil Pimpinan Mitra Barito dan Tamtama
- BREAKING NEWS: Warga dan Driver Angkutan Batu Bara Berorasi di Kantor Bupati Barito Utara, Tunggu Pertemuan dengan Shalahuddin
- Bukan Sekadar Gedung Sekolah, Shalahuddin Ingin Anak Barito Utara Bisa Belajar Tanpa Terbebani Biaya
Pemkab Barito Utara Lepas Siswa Gen 64 MAN Barut, Dorong Lanjutkan Pendidikan dan Siap Hadapi Tantangan Global

Baritonews.co - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Asisten II Setda, Yaser Arafat, menghadiri acara perpisahan siswa Gen 64 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Barito Utara Tahun Pelajaran 2025/2026 di Balai Antang Muara Teweh, Senin (13/04/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Yaser Arafat menyampaikan sambutan Bupati Barito Utara H. Salahuddin yang memberikan apresiasi atas capaian para siswa yang telah menuntaskan pendidikan di tingkat madrasah aliyah.
“Keberhasilan ini merupakan hasil dari kerja keras siswa, dukungan orang tua, serta dedikasi para guru dalam membimbing dan mendidik,” ungkapnya.
Ia menegaskan, para lulusan memiliki peran penting sebagai generasi penerus dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, mereka diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia yang berkualitas, berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Barito Utara.
Menurutnya, perjalanan selama menempuh pendidikan bukanlah hal yang mudah. Waktu lebih dari tiga tahun yang dilalui para siswa menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan pengetahuan.
“Semua proses itu adalah bekal penting untuk melangkah ke jenjang berikutnya, baik melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun memasuki dunia kerja,” katanya.
Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa perpisahan bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari perjalanan baru yang penuh tantangan. Para siswa diminta untuk terus mengembangkan diri, menjaga integritas, serta memiliki semangat belajar yang tinggi.
Di tengah perkembangan zaman yang semakin pesat, generasi muda juga dituntut untuk mampu beradaptasi dan memiliki nilai-nilai positif seperti kejujuran, tanggung jawab, serta akhlak yang baik.
“Jadilah generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan siap menghadapi tantangan global di masa depan,” pungkasnya.
(Ant)
.png)





.jpg)




