- Pemkab Barito Utara Lepas Siswa Gen 64 MAN Barut, Dorong Lanjutkan Pendidikan dan Siap Hadapi Tantangan Global
- Bupati Shalahuddin Tekankan Peran Generasi Muda, Pada Perpisahan Gen 64 MAN Barut
- Penuh Haru, Wabup Felix Sonadie Antarkan Sahabat Lamanya H Muhtar ke Peristirahatan Terakhir
- 228 Siswa MAN Barut Lulus, Kepala SekolahJadilah Teladan di Masyarakat
- Jembatan Perintis Garuda Diharapkan Buka Akses dan Dorong Ekonomi Warga
- Wabup Barito Utara Hadiri Ground Breaking Jembatan Perintis Garuda di Desa Liang Buah
- MBG Menuai Kritik, DPRD Barito Utara Tegaskan Evaluasi Menu dan Pengawasan Pada Satgas SPPG
- DPRD dan Pemkab Barito Utara Bahas Raperda Pengelolaan Sampah Sampah
- Ground Breaking Jembatan Garuda di Liang Buah, Akses Warga Ditingkatkan
- Petani Jadi Kunci, Penguatan Ekosistem Jagung Didorong Lebih Terpadu di Barito Utara
Bupati Shalahuddin Tekankan Peran Generasi Muda, Pada Perpisahan Gen 64 MAN Barut

Baritonews.co - Muara Teweh – Bupati Barito Utara H. Salahuddin melalui Asisten II Setda, Yaser Arafat, menghadiri kegiatan perpisahan Gen 64 Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Barito Utara Tahun Pelajaran 2025/2026 yang digelar di Balai Antang Muara Teweh, Senin (13/04/2026).
Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Asisten III bidang Administrasi Umum H Yaser Arafat disampaikan bahwa para siswa telah berhasil menyelesaikan satu tahapan penting dalam perjalanan pendidikan mereka.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Barito Utara, kami mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh siswa-siswi yang hari ini resmi dilepas. Keberhasilan ini bukan hanya hasil kerja keras kalian, tetapi juga berkat bimbingan para guru serta doa dan dukungan orang tua,” ujarnya.
Pemerintah daerah juga menaruh harapan besar kepada para lulusan agar dapat menjadi generasi penerus yang mampu membawa perubahan bagi daerah. Kabupaten Barito Utara, lanjutnya, sangat membutuhkan sumber daya manusia yang unggul, bertalenta, dan berdaya saing.
Momentum perpisahan Gen 64 ini disebut akan menjadi kenangan berharga bagi para siswa, mengingat proses panjang yang telah dilalui selama kurang lebih tiga setengah tahun menempuh pendidikan. Proses tersebut dinilai sebagai bentuk perjuangan dan pengorbanan untuk menjadi pribadi yang terdidik.
“Perpisahan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari langkah menuju masa depan yang lebih baik. Jangan takut untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi maupun mengembangkan karier sesuai kemampuan masing-masing,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks. Para lulusan diharapkan tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia, tekad yang kuat, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Kami berharap kalian menjadi generasi yang menjunjung tinggi nilai kejujuran, tanggung jawab, dan semangat untuk terus belajar demi masa depan yang lebih baik,” tutupnya.
(Ant)
.png)


.jpg)






