- Kesbangpol Barito Utara Dorong Percepatan Raperda P4GN dan Pembentukan BNNK
- Nurul Anwar Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak bagi Generasi Santri
- Waket I DPRD Ajak Santri Jadi Generasi Berilmu dan Berkontribusi Bagi Daerah
- Jumat Berkah Polres Barito Utara, Anak-anak TPA Langgar Babur Rahman Terima Bantuan Iqro dan Alat Sholat
- Resmikan Gedung GPdI Pendreh, Bupati Harapkan Jadi Rumah Kasih dan Persaudaraan
- Dekat dengan Jamaah, Polres Barito Utara Buka Dialog Kamtibmas Usai Sholat Subuh
- Pemkab Barito Utara Raih Penghargaan dari SKK Migas atas Dukungan terhadap Operasional Hulu Migas
- Gun Sriwitanto Dorong Pemuda Barito Utara Jadi Generasi Tangguh dan Berkarakter
- Dewan Naruk Saritani Ajak Pemuda Barito Utara Perkuat Persatuan pada Hari Sumpah Pemuda
- Sekda Muhlis Bacakan Amanat Menpora pada Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Barito Utara
Disdik Barito Utara Jelaskan Kondisi SDN 2 Muara Inu, Rehabilitasi Difokuskan ke SD Kunjung

Baritonews.co - Muara Teweh – Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara memberikan penjelasan terkait beredarnya video yang memperlihatkan kondisi prasarana pendidikan di SDN 2 Muara Inu, Desa Kareho, Kecamatan Lahei.
Penjelasan tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Barito Utara, Muhammad Iman Topik, S.IP., M.Si., tertanggal 16 September 2026, dalam surat yang ditujukan kepada Bupati Barito Utara dengan nomor : 400.3.13/58/Disdik/IX/2026. Sebagai bentuk klarifikasi atas informasi yang beredar di masyarakat melalui vidio yang beredar.
Menurutnya, SDN 2 Muara Inu memiliki lokasi pembelajaran lain yang dikenal sebagai SD Kunjung. Sekolah tersebut berada di Km 26 Jalan Perusahaan Juju Baru menuju arah Haragandang.
Baca Lainnya :
Dari sisi jumlah peserta didik, terdapat perbedaan cukup signifikan antara sekolah induk dan SD Kunjung. SDN 2 Muara Inu sebagai sekolah induk saat ini memiliki enam orang murid, sedangkan SD Kunjung menampung sebanyak 16 orang murid.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Pendidikan pada Tahun Anggaran 2026 menganggarkan sejumlah kegiatan rehabilitasi dan pembangunan prasarana pendidikan di lingkungan SDN 2 Muara Inu.
Kegiatan tersebut meliputi rehabilitasi ruang kelas, rehabilitasi toilet atau jamban, rehabilitasi ruang guru, rehabilitasi rumah dinas guru, pembangunan rumah dinas guru, serta pembangunan toilet.
Namun, pelaksanaan rehabilitasi dan pembangunan tersebut kemudian lebih difokuskan pada lokasi SD Kunjung.
Iman Topik menjelaskan, keputusan tersebut dilakukan berdasarkan permintaan para guru dan kepala sekolah dengan mempertimbangkan kondisi jumlah peserta didik.
“Rehabilitasi dan pembangunan sekolah tersebut difokuskan di SD Kunjung mengingat jumlah muridnya lebih banyak dan potensi bertambah muridnya cukup tinggi,” demikian penjelasan Dinas Pendidikan Barito Utara.
Selain jumlah murid, kebijakan tersebut juga mempertimbangkan kondisi masyarakat di sekitar sekolah induk.
Dinas Pendidikan menyebutkan, penduduk di sekitar SDN 2 Muara Inu sebagai sekolah induk berpotensi meninggalkan kawasan tersebut untuk mengikuti mata pencaharian mereka. Kondisi ini dinilai dapat berpengaruh terhadap keberlangsungan jumlah peserta didik di sekolah induk.
Sebaliknya, SD Kunjung berada di kawasan yang dinilai memiliki potensi pertambahan jumlah murid lebih tinggi. Karena itu, pembangunan dan rehabilitasi diarahkan untuk mendukung kebutuhan pendidikan di lokasi tersebut.
Terkait pelaksanaan pekerjaan, Dinas Pendidikan Barito Utara menyampaikan bahwa progres pembangunan dan rehabilitasi prasarana pendidikan SDN 2 Muara Inu saat ini telah mencapai 85 persen.
Penjelasan tersebut sekaligus menjadi klarifikasi pemerintah daerah terhadap kondisi sarana dan prasarana pendidikan yang ditampilkan dalam video yang beredar.
Dinas Pendidikan menegaskan bahwa pelaksanaan program rehabilitasi dan pembangunan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi riil di lapangan, termasuk jumlah peserta didik, perkembangan permukiman, serta potensi kebutuhan pendidikan masyarakat di kawasan tersebut.
Dengan adanya penjelasan ini, pemerintah daerah berharap informasi mengenai kondisi SDN 2 Muara Inu dapat dipahami secara utuh, termasuk keberadaan SD Kunjung yang menjadi bagian dari layanan pendidikan sekolah tersebut.
(Anti)






.png)

.jpg)








