- Tim Gabungan Berjibaku Atasi Karhutla, Bupati Ingatkan Utamakan Keselamatan
- Bupati Shalahuddin Jelaskan Penurunan Transfer Pusat dan Kenaikan Belanja Daerah
- Shalahuddin Tegaskan, Mencegah Karhutla Lebih Baik daripada Memadamkan
- Kabut Asap Kepung Ruang Rapat, Wabup Felix, Kita Tidak dalam Kondisi Ideal dan Sehat
- Peduli Korban Kebakaran, Kecamatan Teweh Baru Dampingi Kunjungan TP Posyandu Barut ke Liang Buah
- Bupati Shalahuddin Dorong Sinergitas Pemkab dan DPRD dalam Pembahasan APBD-P 2026
- Penyelesaian Batas Mea - Tongka, Shalahuddin Kedepankan Prinsip, Menyelesaikan Masalah Tanpa Masalah
- AKBP Singgih Tinggalkan Barito Utara, Bupati Shalahuddin Terima Kasih atas Pengabdian dan Sinerginya
- RAPI 06 Barito Utara Dipercaya Jadi Tuan Rumah Musda V, Siapkan Agenda Besar November 2026
- Bupati Shalahuddin, Haul Abuya Syeikh Ahmad Fahmi Zamzam Momentum Meneladani Perjuangan Ulama
Tim Gabungan Berjibaku Atasi Karhutla, Bupati Ingatkan Utamakan Keselamatan

Baritonews.co - Muara Teweh – Di tengah kepungan asap dan kobaran api yang masih terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Barito Utara, ada perjuangan tanpa henti dari para petugas di lapangan.
Mereka berjibaku memadamkan api, menyusuri lokasi yang terbakar, menghadapi panas dan asap, hingga memastikan kobaran tidak kembali meluas.
Perjuangan tersebut mendapat apresiasi langsung dari Bupati Barito Utara H. Shalahuddin.
Baca Lainnya :
- Bupati Shalahuddin Jelaskan Penurunan Transfer Pusat dan Kenaikan Belanja Daerah0
- Shalahuddin Tegaskan, Mencegah Karhutla Lebih Baik daripada Memadamkan0
- Kabut Asap Kepung Ruang Rapat, Wabup Felix, Kita Tidak dalam Kondisi Ideal dan Sehat0
- Peduli Korban Kebakaran, Kecamatan Teweh Baru Dampingi Kunjungan TP Posyandu Barut ke Liang Buah0
- Bupati Shalahuddin Dorong Sinergitas Pemkab dan DPRD dalam Pembahasan APBD-P 20260
Saat melakukan pemantauan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Bupati menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh tim gabungan yang selama ini berada di garis depan penanganan kebakaran.
Apresiasi tersebut disampaikan kepada personel Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), TNI-Polri, pemerintah kecamatan dan desa serta seluruh pihak yang ikut terlibat dalam penanganan Karhutla.
“Terima kasih kepada seluruh tim yang sudah bekerja keras di lapangan. Saya melihat langsung bagaimana bapak dan ibu semua bekerja dalam kondisi yang tidak mudah. Panas, asap dan medan yang sulit tidak menyurutkan semangat untuk memadamkan api,” ujar Bupati, Rabu (16/09/2026)
Menurut Bupati, kerja keras para petugas merupakan bagian penting dalam melindungi masyarakat dan lingkungan Barito Utara dari dampak Karhutla.
Ia meminta seluruh tim tetap menjaga kekompakan dan mengutamakan keselamatan selama menjalankan tugas.
“Jangan bekerja sendiri-sendiri. Tetap koordinasi, saling membantu dan utamakan keselamatan. Kita ingin api padam, tetapi keselamatan personel juga yang paling utama,” pesannya.
Bupati juga mengingatkan agar setiap titik api yang ditemukan segera ditangani dan terus dipantau setelah dilakukan pemadaman.
Hal itu penting untuk mengantisipasi munculnya kembali api, terutama pada kawasan yang memiliki potensi bara api di bawah permukaan lahan.
“Jangan merasa selesai hanya karena api sudah tidak terlihat. Pastikan benar-benar padam dan lakukan pemantauan kembali. Kalau ada titik yang masih berasap atau berpotensi menyala, segera lakukan penanganan,” tegasnya.
Kepada seluruh tim gabungan, Bupati meminta agar komunikasi di lapangan terus diperkuat. Setiap kendala yang dihadapi, baik menyangkut peralatan, sumber air maupun akses menuju lokasi, agar segera dilaporkan sehingga dapat dicarikan solusi bersama.
Bupati juga menyampaikan pesan khusus kepada masyarakat agar tidak menambah beban petugas dengan melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran.
Ia mengimbau masyarakat tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.
“Mohon masyarakat ikut membantu. Jangan membakar lahan. Kalau melihat ada api, sekecil apa pun, segera laporkan kepada petugas. Jangan menunggu api membesar,” imbaunya.
Menurut Bupati, penanganan Karhutla bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau petugas pemadam, tetapi membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat.
Sementara kepada para petugas yang masih berada di lapangan, Bupati meminta agar tetap semangat, menjaga kesehatan dan tidak mengabaikan kondisi fisik selama menjalankan tugas.
“Jaga kesehatan, jaga keselamatan. Kita sama-sama berjuang agar kebakaran ini bisa kita kendalikan dan masyarakat tetap aman,” pesan Bupati.
Dia menegaskan Pemerintah Kabupaten Barito Utara akan terus mendukung upaya tim gabungan dalam melakukan pemadaman, pemantauan dan pencegahan Karhutla.
Di balik upaya memadamkan setiap kobaran api, terdapat kerja keras para petugas yang terus bergerak dari satu titik ke titik lainnya.
Mereka mungkin tidak selalu terlihat oleh masyarakat, tetapi perjuangan mereka menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga Barito Utara dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.
(Ant)
.png)









