- Gabungan Suku Dayak Das Barito Desak Pemkab Selamatkan Kapal Onrust dan Makam Tua di Lalutung Tour
- Tuyang Maulud Hiasi Semarak Maulid Nabi 1448 H Di Desa Lemo
- Bupati Shalahuddin Bacakan Amanat Ketua Kwarnas di Hari Pramuka ke-65
- Lima Pesan Bupati Untuk Peserta Saat Buka Pesta Siaga Pramuka 2026
- Patih Herman Apresiasi Antusiasme Warga Bintang Ninggi II, Demokrat Komitmen Dekat dengan Masyarakat
- Ketua DPRD Barito Utara Buka Resmi Turnamen Mini Soccer Lemo Cup 2026
- Beri Dukungan Terhadap Kegiatan Keagamaan, Hj Nety Herawati Hadiri Barito Utara Bertablig
- Barito Utara Bertablig, Perkuat Silaturahmi Antara Pemerintah, Ulama dan Masyarakat
- Pemkab DPRD Barito Utara Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
- Semarakakan HUT ke 81 RI, Ini Himbauan Ketua RT 30 Dermaga Ujung
Wabup Felix Pimpin Upacara HAB ke 80 Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara

BARITONEWS.CO : Muara Teweh – Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie, pimpin langsung Upacara Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama Republik Indonesia tingkat Kabupaten Barito Utara.
Upacara yang dilaksanakan serentak seluruh Indonesia ini mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju.” diikuti oleh jajaran ASN, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan instansi vertikal dan keagamaan, dilaksanakan di halaman Kantor Bupati, Sabtu (03/01/2026).
Dalam membacakan amanat Mentri Agama, Nasaruddin Umar, Wabup Felix menegaskan bahwa kerukunan umat beragama bukan sekadar ketiadaan konflik, melainkan energi kebangsaan yang mampu menggerakkan kemajuan bangsa.
Menurutnya, perbedaan identitas, keyakinan, dan latar belakang sosial harus dirajut menjadi kekuatan kolaboratif dalam membangun Indonesia.
Baca Lainnya :
- Awali Kerja Di Tahun 2026, Bupati Shalahuddin Pimpin Apel Gabungan Jajaran ASN Barut0
- 3 Srikandi Polwan Polda Metro Jaya Bawa Pulang Medali SEA Games0
- Menkes Sebut Kasus Cacar Monyet Mengalami Peningkatan di Indonesia0
- Hadiri Konferensi Kerja PWI Kalteng, Bupati Barut Terima Penghargaan Sahabat Pers0
Amanat tersebut juga mengulas sejarah berdirinya Kementerian Agama yang lahir sebagai kebutuhan nyata bangsa yang majemuk. Sejak awal kemerdekaan, Kementerian Agama didirikan untuk menjaga harmoni kehidupan beragama sekaligus memperkuat persatuan nasional demi terwujudnya masyarakat yang adil, rukun, dan sejahtera.
Memasuki usia ke-80 tahun, Kementerian Agama dinilai semakin memiliki peran strategis, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan keagamaan, penguatan kerukunan umat, pemberdayaan ekonomi umat, hingga transformasi digital layanan keagamaan yang lebih transparan dan cepat.
Pada kesempatan tersebut Wabup juga mengajak seluruh ASN Kementerian Agama untuk terus bertransformasi menjadi aparatur yang adaptif, profesional, dan berintegritas, serta mampu menjawab tantangan zaman, termasuk perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), dengan tetap berlandaskan nilai-nilai ketuhanan dan kemanusiaan.
(Nty)
.png)


.jpg)







