- Rakor Revisi IUP Dua Perusahaan Perkebunan, Pemkab Barito Utara Tekankan Kepastian Hukum dan Kelestarian Lingkungan
- Rakornas Kementan Bahas Ancaman Kekeringan, Barito Utara Siap Perkuat Pertanian
- Gang Pelajar Km 7 Gelap Sepekan, Dishub Barut Bergerak Cepat Usai Terima Laporan Warga
- Gowes Pagi Bersama, Bupati Barito Utara Pantau Kebersihan Kota Muara Teweh
- Tak Sekadar WTP, Barito Utara Prioritaskan Transparansi Lewat LKPD 2025
- Pemkab dan DPRD Barito Utara Matangkan Dua Raperda, Siap Kaji Banding ke Luar Daerah
- Hari Amatir Radio Dunia 2026, IARU Region 3 Soroti Inovasi dan Peran Strategis di Masa Darurat
- Kapolda Kalteng Tekankan Enam Pedoman Utama Penanganan Karhutla 2026
- Sekda Muhlis, Sinergi Dari Semua Pihak Jadi Kunci Cegah Karhutla di Barito Utara
- Ajang Papipar 2026, Dorong Peran Pemuda Promosikan Seni dan Budaya Barito Utara
Tekan Peredaran Narkoba Di Barut, Pemkab Gandeng BNN Provinsi

Baritonews.co - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar audiensi bersama Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah dalam rangka memperkuat sinergitas pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Rabu (11/02/2026).
Audiensi yang dipandu oleh Sekda Drs Muhlis tersebut dihadiri oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah Brigjen Pol Mada Roostanto, S.E., M.H., beserta jajaran, serta unsur perangkat daerah di lingkungan Pemkab Barito Utara.
Dalam sambutannya, Bupati H. Shalahuddin menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Kepala BNNP Kalimantan Tengah beserta rombongan. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Utara sangat menyambut baik pelaksanaan audiensi tersebut sebagai bagian dari upaya bersama dalam menghadapi ancaman narkoba.
Bupati mengatakan, audiensi ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan langkah strategis dan krusial untuk memperkuat sinergitas lintas sektor dalam pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan, serta peredaran gelap narkotika, khususnya di wilayah Kabupaten Barito Utara.
“Perlu kami sampaikan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara terhadap pemberantasan narkoba sudah sangat jelas melalui program unggulan Gerakan Batara Bersinar (Barito Utara Bersih dari Narkoba),” ujar Bupati.
Melalui audiensi ini, lanjutnya, diharapkan dapat semakin memperkuat komitmen bersama dalam mendukung program pencegahan dan pemberantasan narkotika, baik melalui upaya pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, penindakan jaringan peredaran gelap narkotika, maupun pengawasan terhadap prekursor narkotika.
Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah, Brigjen Pol Mada Roostanto, menegaskan bahwa negara tidak boleh lengah dan tidak boleh membiarkan peredaran narkoba terus terjadi.
Menurutnya, narkoba merupakan kejahatan yang sangat kejam dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat.
“Narkoba lebih kejam dan jahat. Pecandu narkoba raganya ada, tetapi jiwanya tidak ada. Tidak ada keluarga yang utuh karena narkoba,” ucapnya dengan penuh keyakinan.
Ia juga mengungkapkan bahwa perkembangan penyalahgunaan Narkoba di wilayah Kalimantan Tengah dari tahun ke tahun menunjukkan tren peningkatan. Berdasarkan Survei BNN–LIPI tahun 2019, tercatat sebanyak 0,70 persen atau sekitar 10.108 orang pernah memakai narkoba, serta 0,40 persen atau sekitar 6.317 orang tercatat sebagai pengguna Narkoba dalam satu tahun terakhir.
Pada kesempatan tersebut, Kepala BNNP Kalimantan Tengah juga menggambarkan dampak mengerikan dari penyalahgunaan Narkotika dengan mencontohkan kondisi yang terjadi di Philadelphia, Amerika Serikat, sebagai peringatan akan bahaya Narkoba jika tidak ditangani secara serius dan berkelanjutan.
Audiensi ini diharapkan menjadi penguat komitmen bersama antara BNN dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam mewujudkan daerah yang bersih dan bebas dari Narkoba.
(Ant)
.png)










