- Jaga Budaya dan Perkuat Persaudaraan, IPSI Barito Utara Jaring Bibit Atlet Silat Lewat Silaturahmi Jilid III.
- Tali Asih PPKH 281 PT NPR Mengalir ke Karendan dan Muara Pari, Pendidikan hingga Rumah Ibadah Jadi Sasaran
- Festival Tandak Intan Kaharingan Lahei Barat, Merawat Tradisi dan Memperkuat Iman
- Green Policing Polres Barito Utara, Menghijaukan Sekolah dan Menumbuhkan Kepedulian Generasi Muda
- Sertipikat Hak Pakai Lapas Muara Teweh Diserahkan, Kepastian Hukum Aset Diperkuat
- Organisasi Gabungan Suku Dayak Das Barito Dukung Pelestarian Adat dan Budaya
- Ritual Siwah di Desa Ipu Berjalan Aman dan Kondusif, Demang Kepala Adat Lahei Beri Apresiasi
- Hadiri Puncak Ritual Siwah Pandung Langsang, Kapolsek Lahei Ajak Warga Jaga Kamtibmas
- Dari Tactical Wall Game hingga Pengawalan Massa, Polres Barito Utara Pastikan Aksi Damai Kondusif
- Kesbangpol Barito Utara Dorong Percepatan Raperda P4GN dan Pembentukan BNNK
Jaga Budaya dan Perkuat Persaudaraan, IPSI Barito Utara Jaring Bibit Atlet Silat Lewat Silaturahmi Jilid III.

Baritonews.co - Muara Teweh – Semangat persaudaraan dan pelestarian budaya menjadi pesan utama dalam Silaturahmi Perguruan Pencak Silat se-Kecamatan Teweh Tengah Jilid III Tahun 2026 yang digelar di Lapangan SKB Muara Teweh, Minggu (08/11/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Barito Utara tersebut mengusung tema “Mempererat Persaudaraan, Menjaga Budaya, Menguatkan Karakter Bangsa”.
Baca Lainnya :
- Kajari Barito Utara Ajak Jajaran Perkuat Kekompakan dan Utamakan Pelayanan Masyarakat0
- DMI Barito Utara Dorong Pengurus Masjid Terapkan Manajemen Profesional0
- Tak Hanya Periksa Masyarakat, Polres Barut Tes Urine Personel Secara Mendadak0
- PKB Soroti Ketergantungan Pendapatan Barito Utara pada Dana Transfer0
- Tiga Pria Diamankan Bersama 6,77 Gram Sabu, Polisi Dalami Peran Masing-Masing0
Silaturahmi ini menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antarperguruan sekaligus membangun kebersamaan di kalangan pesilat. Tidak hanya menjadi ajang berkumpul, kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memperkuat pembinaan pencak silat dan mencari bibit-bibit atlet potensial di Kabupaten Barito Utara.
Ketua IPSI Kabupaten Barito Utara, Gun Sriwitanto, menyampaikan bahwa kegiatan silaturahmi ini memiliki makna lebih luas daripada sekadar pertemuan antarperguruan.
Menurutnya, pencak silat merupakan warisan budaya bangsa yang harus terus dijaga dan dikembangkan. Di dalamnya terkandung nilai-nilai luhur seperti kedisiplinan, sportivitas, keberanian, penghormatan kepada sesama, serta kemampuan mengendalikan diri.
“Melalui kegiatan ini, kita ingin mempererat silaturahmi antarperguruan dan memperkuat persaudaraan seluruh pesilat di Barito Utara. Jangan sampai perbedaan perguruan membuat kita terpisah, karena pada dasarnya kita semua memiliki tujuan yang sama, yakni menjaga dan mengembangkan pencak silat,” ujarnya.
Dia juga menjelaskan, tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa pencak silat bukan hanya olahraga bela diri, tetapi juga bagian dari identitas budaya bangsa yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Menurutnya, seorang pesilat tidak hanya dituntut memiliki kemampuan teknik dan fisik yang baik, tetapi juga harus menjunjung tinggi etika, menghormati orang lain, serta mampu menjaga sikap dalam kehidupan bermasyarakat.
"Mempererat persaudaraan berarti kita membangun kebersamaan tanpa melihat perbedaan perguruan. Menjaga budaya berarti kita ikut melestarikan warisan leluhur.
Sementara menguatkan karakter bangsa, artinya kita membentuk generasi muda yang disiplin, bermental kuat, berakhlak, dan memiliki rasa cinta terhadap daerah serta bangsa,” tuturnya.
Selain memperkuat hubungan antarperguruan, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi IPSI Barito Utara untuk melihat potensi dan kemampuan para pesilat, khususnya generasi muda yang memiliki bakat di bidang olahraga pencak silat.
Gun berharap, melalui pertemuan dan kegiatan bersama seperti ini, dapat ditemukan bibit-bibit atlet potensial yang nantinya mampu dibina secara berkelanjutan untuk mewakili Kabupaten Barito Utara dalam berbagai kejuaraan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Pembinaan atlet katanya, tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan sinergi antara IPSI, seluruh perguruan, pelatih, Pemerintah Daerah, serta pihak-pihak terkait agar potensi yang dimiliki para pesilat dapat berkembang secara maksimal.
“Kita ingin dari kegiatan ini muncul atlet-atlet berprestasi. Anak-anak kita yang memiliki bakat harus mendapatkan kesempatan untuk berkembang, dibina dengan baik, dan dipersiapkan agar mampu bersaing di berbagai kejuaraan,” ungkapnya.
Lebih jauh, Gun menegaskan bahwa tujuan akhir dari kegiatan silaturahmi tersebut adalah membangun kebersamaan seluruh perguruan pencak silat bersama pihak terkait demi kemajuan Kabupaten Barito Utara.
Srkali lagi diharapkan seluruh perguruan dan pesilat dapat duduk bersama, saling mendukung, serta menghilangkan sekat-sekat yang selama ini mungkin menjadi pembatas dalam membangun organisasi maupun daerah.
“Tujuan akhirnya satu, bagaimana seluruh perguruan, seluruh pesilat, dan pihak terkait bisa duduk bersama tanpa ada sekat. Kita satukan pikiran, semangat, dan langkah untuk membangun Barito Utara agar semakin maju. Persaudaraan harus menjadi kekuatan kita bersama,” pungkasnya.
Melalui Silaturahmi Perguruan Pencak Silat Jilid III ini, IPSI Barito Utara berharap semangat persatuan semakin tumbuh, budaya pencak silat tetap lestari, serta pembinaan atlet dapat berjalan lebih baik demi melahirkan pesilat-pesilat berprestasi yang membanggakan daerah.
(Redaksi)
.png)




.jpg)




