Organisasi Gabungan Suku Dayak Das Barito Dukung Pelestarian Adat dan Budaya

By Redaksi 06 Nov 2026, 09:21:18 WIB Peristiwa
Organisasi Gabungan Suku Dayak Das Barito Dukung Pelestarian Adat dan Budaya

Baritonews.co - Muara Teweh – Pelestarian adat dan budaya Dayak menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Komitmen tersebut kembali ditegaskan Ketua Umum Organisasi Gabungan Suku Dayak Das Barito, Gusti Adiansah, S.Ag., saat  puncak Ritual Rukun Kematian Agama Hindu Kaharingan di Desa Ipu, Kecamatan Lahei, Kabupaten Barito Utara, Kamis (05/11/2026).


Ritual adat yang berlangsung selama tujuh hari tujuh malam tersebut mencapai puncaknya melalui prosesi Siwah Pandung Langsang. Kehadiran Organisasi Gabungan Suku Dayak Das Barito dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap keberlangsungan adat istiadat dan budaya masyarakat Dayak di sepanjang aliran Sungai Barito.

Baca Lainnya :


Gusti Adiansah menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga yang telah menjaga kebersamaan, mematuhi ketentuan adat, serta mendukung kelancaran seluruh rangkaian kegiatan hingga berakhir dengan baik.

Menurutnya, pelaksanaan ritual adat bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari upaya menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang.


“Kami berharap nilai-nilai budaya yang terkandung dalam ritual ini senantiasa terlestarikan. Apa pun agama yang dianut, kita wajib saling menghargai serta menjunjung tinggi adat dan budaya,” ujarnya.


Ia menegaskan, keberagaman agama dan kepercayaan tidak seharusnya menjadi penghalang bagi masyarakat untuk tetap menjaga persatuan, saling menghormati, serta merawat tradisi yang telah diwariskan para leluhur.


Dan berkomitmen organisasinya untuk terus mengawal pelestarian adat istiadat, budaya, tradisi, dan kearifan lokal Suku Dayak di sepanjang wilayah Das Barito.


“Organisasi Gabungan Suku Dayak Das Barito berkomitmen untuk terus mengawal serta melestarikan adat istiadat, budaya, tradisi dan kearifan lokal Suku Dayak sepanjang aliran Das Barito,” tegasnya.


Pelaksanaan Ritual Siwah Pandung Langsang di Desa Ipu menjadi salah satu gambaran bagaimana nilai-nilai adat, kebersamaan, dan toleransi tetap terjaga di tengah kehidupan masyarakat Barito Utara yang beragam.

(Redaksi)