- Festival Tandak Intan Kaharingan Lahei Barat, Merawat Tradisi dan Memperkuat Iman
- Green Policing Polres Barito Utara, Menghijaukan Sekolah dan Menumbuhkan Kepedulian Generasi Muda
- Sertipikat Hak Pakai Lapas Muara Teweh Diserahkan, Kepastian Hukum Aset Diperkuat
- Organisasi Gabungan Suku Dayak Das Barito Dukung Pelestarian Adat dan Budaya
- Ritual Siwah di Desa Ipu Berjalan Aman dan Kondusif, Demang Kepala Adat Lahei Beri Apresiasi
- Hadiri Puncak Ritual Siwah Pandung Langsang, Kapolsek Lahei Ajak Warga Jaga Kamtibmas
- Dari Tactical Wall Game hingga Pengawalan Massa, Polres Barito Utara Pastikan Aksi Damai Kondusif
- Kesbangpol Barito Utara Dorong Percepatan Raperda P4GN dan Pembentukan BNNK
- Nurul Anwar Tekankan Pentingnya Ilmu dan Akhlak bagi Generasi Santri
- Waket I DPRD Ajak Santri Jadi Generasi Berilmu dan Berkontribusi Bagi Daerah
Festival Tandak Intan Kaharingan Lahei Barat, Merawat Tradisi dan Memperkuat Iman

Baritonews.co - Muara Teweh - Lantunan seni dan tradisi keagamaan Hindu Kaharingan kembali menggema di Kecamatan Lahei Barat.
Sebanyak 200 peserta dengan melibatkan 50 orang pendamping dari enam desa yaitu Luwe Hulu, Nihan Hilir, Papar Pujung, Teluk Malewai, Benao Hilir, dan Karamuan
mengikuti Festival Tandak Intan Kaharingan Tingkat Kecamatan Lahei Barat yang berlangsung pada 6–8 November 2026 di Desa Teluk Malewai.
Baca Lainnya :
Kegiatan yang dipusatkan di aula Desa Teluk Malewai tersebut resmi dibuka oleh Plt. Camat Lahei Barat, Halen Perdana, S.STP., M.I.P., Jumat (06/11/2026).
Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, tetapi juga ruang untuk memperkuat keimanan sekaligus menjaga warisan seni dan budaya yang bernafaskan ajaran Hindu Kaharingan.
Dalam sambutannya, Plt Camat Lahei Barat mengajak seluruh peserta untuk mengikuti setiap cabang perlombaan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
Dia juga berharap, melalui festival tersebut, keimanan dan ketakwaan umat Hindu Kaharingan di Kecamatan Lahei Barat semakin meningkat. Selain itu, seni dan budaya yang diwariskan para leluhur diharapkan tetap terpelihara dan terus diwariskan kepada generasi penerus.
“Melalui festival ini, kita berharap iman dan takwa umat Hindu Kaharingan semakin meningkat. Seni dan budaya yang bernafaskan ajaran Hindu Kaharingan juga harus terus kita pertahankan dan lestarikan,” ujarnya.
Ketua Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan Kabupaten Barito Utara, Ardiano, S.Ag., M.Pd.H., mengatakan festival ini memiliki makna penting bagi pembinaan kehidupan beragama umat Hindu Kaharingan.
Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi umat untuk memperdalam pemahaman terhadap ajaran agama sekaligus mendorong penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
Ardiano juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara atas dukungan yang diberikan sehingga Festival Tandak Intan Kaharingan Tingkat Kecamatan Lahei Barat dapat terselenggara.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix atas bantuan yang diberikan. Terima kasih juga kepada panitia pelaksana dan seluruh pihak yang telah membantu, sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan aman, tertib, dan lancar,” ungkapnya.
Apresiasi serupa disampaikan Plt. Damang Lahei, Aryosi Jiono Takanabe. Ia memberikan penghargaan kepada panitia dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam festival tersebut.
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin keagamaan, tetapi juga mampu melahirkan peserta-peserta berprestasi yang dapat membawa nama harum Kecamatan Lahei Barat pada tingkat kabupaten, bahkan mewakili Kabupaten Barito Utara di ajang yang lebih tinggi.
Dengan semangat kebersamaan, Festival Tandak Intan Kaharingan diharapkan menjadi salah satu upaya nyata dalam menjaga keberlangsungan tradisi, memperkuat nilai-nilai spiritual, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap seni dan budaya Hindu Kaharingan di tengah perkembangan zaman.
(Redaksi)
.png)



.jpg)






