- Rakor Revisi IUP Dua Perusahaan Perkebunan, Pemkab Barito Utara Tekankan Kepastian Hukum dan Kelestarian Lingkungan
- Rakornas Kementan Bahas Ancaman Kekeringan, Barito Utara Siap Perkuat Pertanian
- Gang Pelajar Km 7 Gelap Sepekan, Dishub Barut Bergerak Cepat Usai Terima Laporan Warga
- Gowes Pagi Bersama, Bupati Barito Utara Pantau Kebersihan Kota Muara Teweh
- Tak Sekadar WTP, Barito Utara Prioritaskan Transparansi Lewat LKPD 2025
- Pemkab dan DPRD Barito Utara Matangkan Dua Raperda, Siap Kaji Banding ke Luar Daerah
- Hari Amatir Radio Dunia 2026, IARU Region 3 Soroti Inovasi dan Peran Strategis di Masa Darurat
- Kapolda Kalteng Tekankan Enam Pedoman Utama Penanganan Karhutla 2026
- Sekda Muhlis, Sinergi Dari Semua Pihak Jadi Kunci Cegah Karhutla di Barito Utara
- Ajang Papipar 2026, Dorong Peran Pemuda Promosikan Seni dan Budaya Barito Utara
Bupati Barito Utara Ucapkan Selamat Hari Desa Nasional 2026

BARITONEWS.CO - Muara Teweh – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, mengucapkan Selamat Memperingati Hari Desa Nasional yang diperingati setiap 15 Januari, Kamis (15/1/2026).
Peringatan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran strategis desa sebagai fondasi utama pembangunan Nasional.
Dengan mengusung tema “Bangun Desa, Bangun Indonesia – Desa Terdepan untuk Indonesia”, Menegaskan bahwa kemajuan Indonesia tidak dapat dilepaskan dari kemajuan desa.
Baca Lainnya :
- Wartawan Lintas Media di Barito Utara Resmi Bentuk Organisasi Pewarta0
- Workshop Cipta Lagu Anak dan APE Jadi Upaya Pemkab Barito Utara Tingkatkan Kompetensi Guru PAUD0
- Tak Hanya Listrik dan Jalan Yang Diprioritaskan, Bupati Shalahuddin Pastikan Dapur Warga Tetap Mengepul 0
- Bupati Barito Utara Pimpin Apel Pagi di Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan0
- Bupati Barito Utara Serahkan Laptop, Smart Board, dan Starlink ke SMPN 1 Benangin0
Desa bukan lagi objek pembangunan, melainkan subjek dan pelaku utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Pembangunan yang berkeadilan harus dimulai dari desa. Ketika desa kuat, mandiri, dan sejahtera, maka Indonesia akan tumbuh secara kokoh.
Peringatan Hari Desa Nasional dilatarbelakangi oleh peran historis dan strategis desa dalam perjalanan bangsa Indonesia. Sejak masa kerajaan, kolonialisme, hingga era kemerdekaan, desa telah menjadi pusat kehidupan sosial, budaya, ekonomi, dan Pemerintahan masyarakat.
Desa juga menjadi benteng ketahanan Bangsa, tempat nilai-nilai gotong royong, kearifan lokal, dan demokrasi tumbuh serta terjaga secara turun-temurun.
Kesadaran akan pentingnya desa inilah yang mendorong Pemerintah menetapkan satu hari khusus sebagai bentuk penghormatan terhadap desa dan masyarakat desa di seluruh Indonesia.
Sejarah dan Dasar Penetapan
Secara historis, desa telah diakui dalam konstitusi sebagai kesatuan masyarakat hukum yang memiliki hak asal-usul.
Penguatan posisi desa semakin nyata dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang memberikan kewenangan lebih luas bagi desa dalam mengatur dan mengurus kepentingannya sendiri.
Selanjutnya, Pemerintah secara resmi menetapkan 15 Januari sebagai Hari Desa Nasional melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia, sebagai bentuk pengakuan Negara terhadap kontribusi desa dalam pembangunan Nasional serta untuk mendorong percepatan pembangunan desa secara berkelanjutan.
Sebab itu Pemerintah menegaskan komitmen untuk terus mendorong pembangunan desa, baik melalui penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi masyarakat, maupun pelayanan publik yang merata hingga ke pelosok desa.
Hari Desa Nasional harus menjadi pengingat bahwa membangun Indonesia dimulai dari membangun desa, dengan menjadikan desa sebagai garda terdepan pembangunan.
Peringatan Hari Desa Nasional diharapkan menjadi momentum refleksi dan penguatan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing.
(Ant/ dikutip dari berbagai sumber)
.png)










