- IUB Barito Utara Berbagi Takjil Tebar Kepedulian di Bulan Ramadhan
- DPRD Mahakam Ulu Studi Banding ke DPRD Barito Utara
- Berbagi di Bulan Ramadan, TP PKK Barito Utara Salurkan Ratusan Paket Sayur dan Telur
- Ratusan Produk UMKM Siap Manjakan Pemburu Takjil, Pasar Wadai Ramadhan Muara Teweh Telah Dibuka
- Apel Gabungan Jadi Momentum Penguatan Budaya Kerja ASN
- Pelebaran Jalan Pusat Kota Muara Teweh Mulai Direalisasi
- Parmana Setiawan, Manasik Haji Bekal Penting Jemaah Sebelum ke Tanah Suci
- Aksi Kolaboratif Warnai HPSN 2026 di Barito Utara
- Manasik Haji Terintegrasi 1447 H Digelar, Jemaah Diminta Jaga Ukhuwah dan Kesehatan
- Pemkab Barito Utara Gelar Kegiatan RKPD tahun 2027
Bupati Barito Utara Ucapkan Selamat Hari Desa Nasional 2026

BARITONEWS.CO - Muara Teweh – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, mengucapkan Selamat Memperingati Hari Desa Nasional yang diperingati setiap 15 Januari, Kamis (15/1/2026).
Peringatan ini menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali peran strategis desa sebagai fondasi utama pembangunan Nasional.
Dengan mengusung tema “Bangun Desa, Bangun Indonesia – Desa Terdepan untuk Indonesia”, Menegaskan bahwa kemajuan Indonesia tidak dapat dilepaskan dari kemajuan desa.
Baca Lainnya :
- Wartawan Lintas Media di Barito Utara Resmi Bentuk Organisasi Pewarta0
- Workshop Cipta Lagu Anak dan APE Jadi Upaya Pemkab Barito Utara Tingkatkan Kompetensi Guru PAUD0
- Tak Hanya Listrik dan Jalan Yang Diprioritaskan, Bupati Shalahuddin Pastikan Dapur Warga Tetap Mengepul 0
- Bupati Barito Utara Pimpin Apel Pagi di Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan0
- Bupati Barito Utara Serahkan Laptop, Smart Board, dan Starlink ke SMPN 1 Benangin0
Desa bukan lagi objek pembangunan, melainkan subjek dan pelaku utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Pembangunan yang berkeadilan harus dimulai dari desa. Ketika desa kuat, mandiri, dan sejahtera, maka Indonesia akan tumbuh secara kokoh.
Peringatan Hari Desa Nasional dilatarbelakangi oleh peran historis dan strategis desa dalam perjalanan bangsa Indonesia. Sejak masa kerajaan, kolonialisme, hingga era kemerdekaan, desa telah menjadi pusat kehidupan sosial, budaya, ekonomi, dan Pemerintahan masyarakat.
Desa juga menjadi benteng ketahanan Bangsa, tempat nilai-nilai gotong royong, kearifan lokal, dan demokrasi tumbuh serta terjaga secara turun-temurun.
Kesadaran akan pentingnya desa inilah yang mendorong Pemerintah menetapkan satu hari khusus sebagai bentuk penghormatan terhadap desa dan masyarakat desa di seluruh Indonesia.
Sejarah dan Dasar Penetapan
Secara historis, desa telah diakui dalam konstitusi sebagai kesatuan masyarakat hukum yang memiliki hak asal-usul.
Penguatan posisi desa semakin nyata dengan lahirnya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang memberikan kewenangan lebih luas bagi desa dalam mengatur dan mengurus kepentingannya sendiri.
Selanjutnya, Pemerintah secara resmi menetapkan 15 Januari sebagai Hari Desa Nasional melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia, sebagai bentuk pengakuan Negara terhadap kontribusi desa dalam pembangunan Nasional serta untuk mendorong percepatan pembangunan desa secara berkelanjutan.
Sebab itu Pemerintah menegaskan komitmen untuk terus mendorong pembangunan desa, baik melalui penguatan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemberdayaan ekonomi masyarakat, maupun pelayanan publik yang merata hingga ke pelosok desa.
Hari Desa Nasional harus menjadi pengingat bahwa membangun Indonesia dimulai dari membangun desa, dengan menjadikan desa sebagai garda terdepan pembangunan.
Peringatan Hari Desa Nasional diharapkan menjadi momentum refleksi dan penguatan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan berdaya saing.
(Ant/ dikutip dari berbagai sumber)
.png)





.jpg)


