- Gabungan Suku Dayak Das Barito Desak Pemkab Selamatkan Kapal Onrust dan Makam Tua di Lalutung Tour
- Tuyang Maulud Hiasi Semarak Maulid Nabi 1448 H Di Desa Lemo
- Bupati Shalahuddin Bacakan Amanat Ketua Kwarnas di Hari Pramuka ke-65
- Lima Pesan Bupati Untuk Peserta Saat Buka Pesta Siaga Pramuka 2026
- Patih Herman Apresiasi Antusiasme Warga Bintang Ninggi II, Demokrat Komitmen Dekat dengan Masyarakat
- Ketua DPRD Barito Utara Buka Resmi Turnamen Mini Soccer Lemo Cup 2026
- Beri Dukungan Terhadap Kegiatan Keagamaan, Hj Nety Herawati Hadiri Barito Utara Bertablig
- Barito Utara Bertablig, Perkuat Silaturahmi Antara Pemerintah, Ulama dan Masyarakat
- Pemkab DPRD Barito Utara Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
- Semarakakan HUT ke 81 RI, Ini Himbauan Ketua RT 30 Dermaga Ujung
Jalan Nasional di Muara Teweh Mulai Rusak, BPJN Kalteng Siapkan Penanganan Bertahap

Baritonews.co -Muara Teweh — Kondisi sejumlah ruas jalan nasional di kawasan Kota Muara Teweh mulai menjadi perhatian masyarakat. Beberapa titik jalan seperti di Jalan Lingkar Kota, Jalan Pendreh hingga kawasan depan SPBU Perusda Muara Teweh terlihat mengalami kerusakan yang cukup mengganggu kenyamanan bahkan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Kerusakan tersebut dikeluhkan warga karena ruas jalan itu merupakan akses utama aktivitas masyarakat sehari-hari. Selain menjadi jalur penghubung dalam kota, jalan tersebut juga menjadi akses vital menuju desa-desa sekitar serta jalur distribusi barang dan jasa.
Baca Lainnya :
- Sekda Sambut Kajari Baru, Harapkan Perkuat Sinergi untuk Barut0
- H. Ardian Resmi Pimpin Diskominfosandi Barito Utara, Siap Perkuat Inovasi dan Pelayanan Publik0
- Pelantikan Pejabat Jadi Momentum Baru, Bupati Shalahuddin Tekankan Amanah dan Dedikasi0
- Titip HP Untuk Rekam Sambutan Bupati Pun Ditolak Rolling Pejabat Barito Utara Tertutup0
- Pemkab Barito Utara Serahkan Bantuan SIP Pintar Juara pada Peringatan Hardiknas 20260
Sebagai informasi, penanganan dan pemeliharaan jalan nasional merupakan kewenangan Balai Penanganan Jalan Nasional (BPJN) melalui program pemeliharaan berkala maupun penanganan darurat sesuai regulasi dan skala prioritas nasional.
Direktur PT Mitra Batara Sarana Mandiri (MBSM), Mahyudin, turut menyampaikan kondisi jalan tersebut kepada Kepala Dinas PUPR Kabupaten Barito Utara, H. Rodi, ST., M.IP agar segera mendapat perhatian dan tindak lanjut.
Menanggapi hal itu, Dinas PUPR Barito Utara langsung melakukan koordinasi dengan BPJN Kalimantan Tengah terkait rencana penanganan pada ruas Jalan Pendreh dan kawasan sekitarnya.
Dari hasil koordinasi tersebut, BPJN Kalteng menyampaikan bahwa penanganan telah direncanakan menggunakan metode holding atau penanganan awal dengan penghamparan agregat kelas A yang kemudian dilapisi CAP (Campuran Aspal Panas).
Beberapa titik yang masuk dalam rencana penanganan di antaranya ruas depan gereja sepanjang kurang lebih 50 meter dan ruas dekat SPBU sepanjang sekitar 60 meter. Selain itu, kawasan Jalan Pertiwi juga direncanakan mendapat penanganan serupa.
BPJN juga menjelaskan bahwa ruas jalan dari depan gereja hingga depan APMS Pendreh akan dilakukan peninggian badan jalan menggunakan agregat sebelum dilapisi aspal panas.
Langkah tersebut merupakan bagian dari mekanisme teknis pemeliharaan jalan nasional, khususnya pada ruas yang mengalami penurunan struktur tanah maupun kerusakan akibat tingginya intensitas kendaraan yang melintas.
"Dalam sistem pemeliharaan jalan nasional, proses perbaikan memang tidak selalu dilakukan sekaligus dengan pengaspalan penuh. Tahap awal biasanya dilakukan penguatan struktur dasar jalan melalui penghamparan agregat, kemudian dilanjutkan pelapisan aspal panas agar hasil perbaikan lebih kuat dan tahan lama," jelas H. Rodi
Tahapan penanganan tersebut juga disesuaikan dengan kondisi lapangan, ketersediaan anggaran, serta jadwal pekerjaan dari pemerintah pusat melalui BPJN.
Masyarakat pun berharap proses penanganan dapat segera direalisasikan mengingat Jalan Lingkar Kota dan Jalan Pendreh kini menjadi urat nadi mobilitas warga Muara Teweh dan wilayah sekitarnya.
Selain menunjang aktivitas ekonomi masyarakat, ruas jalan tersebut juga menjadi jalur penting akses pendidikan, pelayanan kesehatan, distribusi kebutuhan pokok hingga aktivitas usaha masyarakat sehari-hari.
Warga berharap adanya respons cepat, perawatan rutin, dan pengawasan berkala terhadap jalan-jalan nasional yang mulai mengalami kerusakan. Sebab, kondisi jalan yang baik bukan hanya soal kenyamanan berkendara, tetapi juga menyangkut keselamatan pengguna jalan serta kelancaran roda perekonomian daerah.
Adapun yang termasuk jalan nasional di sekitar muara teweh yaitu:
Jalan Meranti, lingkar kota sampai SPBU Perusda, dari ujung jembatan Hasan Basri - Pasar Dermaga- Jembatan Dermaga ujung dan lingkar kota, Jalan Pendreh, Jalan Sudirman,
Jalan Pertiwi.
(Ant)
.png)


.jpg)







