- BPJS Kesehatan Paparkan Strategi Penguatan Kepesertaan dan Layanan JKN di Barito Utara
- Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi Wujudkan Universal Health Coverage
- Buka FBIMBT 2026, Ini Harapan Bupati
- Jalan Koyem Ujung Retak dan Menyempit, Bupati Instruksikan Perbaikan Segera
- Tiga Jembatan Strategis Diyakini Pangkas Waktu Tempuh ke Ibu Kota Kabupaten dan Antar Daerah
- Mewakili Masyarakat Adat, Pj Damang Lahei Desak Kelonggaran Aktivitas Tambang Rakyat Sebelum WPR Terbit
- Klub Muda dengan Semangat Juara, Tiger Of Borneo Mulai Ukir Prestasi di Berbagai Ajang Lari
- Car Free Day Resmi Dimulai, Bundaran Buah Jadi Ruang Sehat dan Silaturahmi Warga
- Komitmen Dalam Mendukung Program Kemandirian Pangan Nasional, Wabup Felix Hadiri PENAS ke XVII
- PENAS XVII Jadi Ajang Strategis Barito Utara Tingkatkan Kapasitas dan Kemitraan Pertanian
Hadapi Tantangan Global, Bupati Tekankan Pentingnya Pengamalan Nilai Pancasila
.jpg)
Baritonews.co-Muara Teweh - Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan bahwa Pancasila memiliki peran penting dalam mendukung terciptanya perdamaian dunia saat memimpin peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Arena Tiara Batara, Muara Teweh, Selasa (02/06/2026).
Dalam sambutannya, Shalahuddin mengatakan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab konstitusional untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia sebagaimana diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.
Baca Lainnya :
- AWPI Barito Utara Ucapkan Selamat Hari Lahir Pancasila 2026, Teguhkan Semangat Pers dan Kebangsaan0
- Dugaan Penipuan Berkedok SPK Perusahaan Rugikan Korban hingga Miliaran Rupiah di Barito Utara0
- Gerakan Pangan Murah On The Road, Bentuk Kepedulian Pemkab kepada Masyarakat0
- Bupati Shalahuddin Lantik Pengurus KADIN Barito Utara Masa Bakti 2026–20310
- DAD Barito Utara Jalin Silaturahmi dan Perkuat Sinergi dengan Kejari Muara Teweh0
Menurutnya, Pancasila menjadi fondasi kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang terkandung di dalamnya dinilai sangat relevan untuk menjembatani berbagai perbedaan serta membantu penyelesaian konflik di tingkat internasional.
“Pancasila adalah fondasi dari kebijakan luar negeri kita yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut adalah instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik,” ujarnya.
Ia juga menyoroti kontribusi Indonesia dalam misi perdamaian dunia, mulai dari keterlibatan pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), peran dalam mediasi konflik regional, hingga konsistensi menyuarakan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih tertindas.
Menurut Shalahuddin, kontribusi tersebut merupakan implementasi nyata dari sila kedua Pancasila, yakni Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.
“Kita ingin dunia melihat bahwa perdamaian bukan sekadar ketiadaan perang, melainkan hadirnya keadilan bagi seluruh umat manusia,” tegasnya.
Bupati berharap nilai-nilai Pancasila terus menjadi pedoman bangsa Indonesia dalam menghadapi berbagai tantangan global sekaligus memperkuat peran Indonesia sebagai negara yang aktif menciptakan perdamaian dan keadilan di dunia internasional.
(Ant)
.png)



.jpg)

.jpg)




