- BPJS Kesehatan Paparkan Strategi Penguatan Kepesertaan dan Layanan JKN di Barito Utara
- Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi Wujudkan Universal Health Coverage
- Buka FBIMBT 2026, Ini Harapan Bupati
- Jalan Koyem Ujung Retak dan Menyempit, Bupati Instruksikan Perbaikan Segera
- Tiga Jembatan Strategis Diyakini Pangkas Waktu Tempuh ke Ibu Kota Kabupaten dan Antar Daerah
- Mewakili Masyarakat Adat, Pj Damang Lahei Desak Kelonggaran Aktivitas Tambang Rakyat Sebelum WPR Terbit
- Klub Muda dengan Semangat Juara, Tiger Of Borneo Mulai Ukir Prestasi di Berbagai Ajang Lari
- Car Free Day Resmi Dimulai, Bundaran Buah Jadi Ruang Sehat dan Silaturahmi Warga
- Komitmen Dalam Mendukung Program Kemandirian Pangan Nasional, Wabup Felix Hadiri PENAS ke XVII
- PENAS XVII Jadi Ajang Strategis Barito Utara Tingkatkan Kapasitas dan Kemitraan Pertanian
Dorong Penurunan Indeks Risiko Bencana,Pemkab Barito Utara Gelar FGD

Baritonews.co-Muara Teweh – Bupati Barito Utara melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara, H. Mochmad Iksan, membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Perhitungan Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Tahun 2026 di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muara Teweh, Rabu (03/06/2026).
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala BPBD, Bupati menyampaikan bahwa kegiatan FGD memiliki arti penting dan strategis dalam upaya memperkuat kapasitas daerah menghadapi berbagai ancaman bencana.
Baca Lainnya :
- Perkuat Sinergi Media dan Pemerintah Daerah,Bupati Shalahuddin Sambut Audensi DPC AWPI Barito Utara0
- Maya Savitri Shalahuddin Dorong TPA Bunda Piara Jadi Role Model Nasional Pengasuhan Ramah Anak0
- TP PKK Barito Utara Dorong Pembiasaan Konsumsi Pangan Sehat Sejak Usia Sekolah0
- Bupati Shalahuddin Lantik 1.097 Orang PNS Baru Lingkup Pemkab Barito Utara0
- Hadapi Tantangan Global, Bupati Tekankan Pentingnya Pengamalan Nilai Pancasila0
Menurutnya, Perhitungan Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Tahun 2026 merupakan salah satu komponen penilaian yang digunakan untuk melihat tingkat ketahanan atau kapasitas daerah dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana.
“Tujuan utama dari perhitungan IKD ini adalah untuk mendorong penurunan Indeks Risiko Bencana (IRB) di Kabupaten Barito Utara. Artinya, kita ingin daerah ini semakin aman, semakin siap menghadapi bencana, dan mampu melindungi masyarakat dari berbagai risiko yang dapat terjadi sewaktu-waktu,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa Kabupaten Barito Utara memiliki berbagai potensi ancaman bencana, baik bencana alam maupun nonalam, sehingga memerlukan kesiapsiagaan dan sinergi seluruh pihak. Karena itu, penguatan ketahanan daerah menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya tugas BPBD semata. Seluruh sektor harus terlibat, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat hingga masyarakat itu sendiri.
“Tanpa kerja sama dan komitmen bersama, upaya membangun daerah yang tangguh terhadap bencana tidak akan berhasil,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap nilai Indeks Ketahanan Daerah terus meningkat dari tahun ke tahun seiring dengan menurunnya Indeks Risiko Bencana. Dengan demikian, pembangunan daerah dapat berjalan lebih aman, berkelanjutan, dan memberikan perlindungan nyata bagi masyarakat.
Bupati juga mengajak seluruh peserta FGD untuk memanfaatkan forum tersebut secara maksimal dengan menyampaikan berbagai masukan, evaluasi, dan solusi nyata demi kepentingan daerah serta peningkatan ketahanan bencana di Kabupaten Barito Utara.
(Ant)
.png)



.jpg)

.jpg)




