- BPJS Kesehatan Paparkan Strategi Penguatan Kepesertaan dan Layanan JKN di Barito Utara
- Pemkab Barito Utara Perkuat Sinergi Wujudkan Universal Health Coverage
- Buka FBIMBT 2026, Ini Harapan Bupati
- Jalan Koyem Ujung Retak dan Menyempit, Bupati Instruksikan Perbaikan Segera
- Tiga Jembatan Strategis Diyakini Pangkas Waktu Tempuh ke Ibu Kota Kabupaten dan Antar Daerah
- Mewakili Masyarakat Adat, Pj Damang Lahei Desak Kelonggaran Aktivitas Tambang Rakyat Sebelum WPR Terbit
- Klub Muda dengan Semangat Juara, Tiger Of Borneo Mulai Ukir Prestasi di Berbagai Ajang Lari
- Car Free Day Resmi Dimulai, Bundaran Buah Jadi Ruang Sehat dan Silaturahmi Warga
- Komitmen Dalam Mendukung Program Kemandirian Pangan Nasional, Wabup Felix Hadiri PENAS ke XVII
- PENAS XVII Jadi Ajang Strategis Barito Utara Tingkatkan Kapasitas dan Kemitraan Pertanian
Suhendra, Tegaskan Komitmennya Untuk Mengawal dan M emperjuangkan Aspirasi Masyarakat Kecamatan Montallat

Muara Teweh – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Suhendra, menegaskan komitmennya untuk mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Kecamatan Montallat, terutama di sektor infrastruktur, pada Musrenbang RKPD Tahun Anggaran 2027 yang digelar di Aula Kecamatan Montallat, Jumat (06/02/2026).
Suhendra menyampaikan bahwa sejumlah usulan prioritas yang dibawa dalam Musrenbang tersebut merupakan hasil penjaringan aspirasi masyarakat saat kegiatan reses di Daerah Pemilihan (Dapil) IV.
Menurutnya, Musrenbang menjadi forum penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat benar-benar tersampaikan kepada pemerintah daerah.
Dalam kesempatan itu, Suhendra secara tegas meminta pemerintah daerah untuk menyelesaikan pembangunan jalan Montallat I menuju feri penyeberangan Montallat II, yang dinilai sangat vital bagi mobilitas warga dan aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Selain itu, ia juga mengusulkan pembangunan turap di kawasan Pasar Lama guna mengantisipasi kerusakan lingkungan serta mendorong penanganan longsor di depan SDN 2 Tumpung Laung II, yang dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan dan lingkungan sekolah.
Suhendra berharap, seluruh usulan tersebut dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan daerah tahun 2027, mengingat dampaknya yang langsung dirasakan masyarakat. Ia menegaskan DPRD akan terus mengawal proses perencanaan hingga pelaksanaan program di lapangan.
(A)
.png)



.jpg)

.jpg)




