Rakor Pemerintahan Desa se-Kalteng, Bupati Barito Utara Paparkan Program dan Penanganan Karhutla

By Redaksi 06 Agu 2026, 19:38:09 WIB Daerah
Rakor Pemerintahan Desa se-Kalteng, Bupati Barito Utara Paparkan Program dan Penanganan Karhutla

Baritonews.co -Palangka Raya - Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalimantan Tengah Tahun 2026 yang dibuka langsung oleh Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran di GOR Indoor, Jalan Tjilik Riwut Km 5,5, Kota Palangka Raya, Kamis (06/08/2026).


Dalam kegiatan yang diikuti ribuan peserta tersebut, Bupati Barito Utara memaparkan sejumlah langkah konkret pemerintah daerah dalam mengawal pembangunan sekaligus menyelaraskan program kabupaten dengan kebijakan pemerintah provinsi dan nasional.

Baca Lainnya :


Bupati mengatakan Pemerintah Kabupaten Barito Utara terus menjalankan pembangunan melalui 11 Program Unggulan dan 12 Program Prioritas. Program tersebut diselaraskan dengan berbagai program Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, termasuk Huma Betang dan pasar murah, serta program nasional seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Merah Putih.


Dalam pemaparan terkait penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Utara telah menetapkan status siaga karhutla terhitung mulai 1 Agustus hingga 30 September 2026.

Penanganan karhutla tersebut dilakukan melalui sinergi bersama Kodim, Polres Barito Utara, serta organisasi perangkat daerah terkait. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla.

Selain penanganan karhutla, Pemerintah Kabupaten Barito Utara juga terus mengoptimalkan potensi daerah, khususnya sektor perkebunan kelapa sawit dan pertambangan sebagai salah satu sektor penting dalam mendukung perekonomian daerah.


Sementara itu, Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran dalam arahannya menekankan pentingnya peran kepala desa dan lurah sebagai ujung tombak pembangunan serta pelayanan masyarakat.


Gubernur juga menyampaikan enam poin yang harus menjadi perhatian bersama, meliputi efisiensi anggaran yang terukur, penguatan RTRW dan tata kelola pertanahan, kesiapsiagaan karhutla, pemberantasan narkoba, pemutakhiran DTSEN, serta menjaga kamtibmas dan kerukunan.

Rakor tersebut mengusung tema “Penguatan Peran dan Akuntabilitas Kepala Desa/Lurah se-Kalimantan Tengah dalam Mewujudkan Desa Tangguh, Aman, Sejahtera untuk Mendukung Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI serta Kartu Huma Betang Sejahtera.”

Kegiatan dihadiri Forkopimda Kalteng, bupati dan wali kota se-Kalteng, 136 camat, 1.432 kepala desa, dan 139 lurah. Sejumlah pejabat dari instansi terkait juga hadir sebagai narasumber untuk memperkuat koordinasi dan sinergi pemerintahan hingga tingkat desa dan kelurahan.

(Ant)