Defisit RAPBD Barito Utara Rp1,197 Triliun, PKB Minta Pemda Buka Pos Penyebabnya

By Redaksi 29 Sep 2026, 21:35:11 WIB Dprd
Defisit RAPBD Barito Utara Rp1,197 Triliun, PKB Minta Pemda Buka Pos Penyebabnya

Baritonews.co - Muara Teweh - Rencana defisit dalam Rancangan APBD Kabupaten Barito Utara Tahun Anggaran 2027 menjadi salah satu perhatian serius Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Barito Utara.

Dalam Pemandangan Umum Fraksi yang disampaikan pada Rapat Paripurna II Masa Sidang I DPRD Barito Utara, Selasa (29/09/2026), PKB  menyebut rencana defisit RAPBD 2027 mencapai sekitar Rp1,197 triliun.

Fraksi  meminta agar pembiayaan terhadap defisit tersebut dijelaskan secara terbuka dan disusun dengan perhitungan yang realistis serta bertanggung jawab.

Baca Lainnya :

PKB menilai pembiayaan defisit harus memiliki sumber yang jelas dan tidak menimbulkan risiko fiskal jangka panjang bagi daerah.

Fraksi tersebut juga mengingatkan agar belanja yang dinilai tidak menjadi prioritas, kegiatan seremonial serta program yang berpotensi menimbulkan pemborosan dapat ditekan.

Sebaliknya, PKB mendorong agar pembiayaan diarahkan kepada program yang produktif dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat, terutama infrastruktur dasar, pendidikan, kesehatan serta penguatan ekonomi masyarakat.

Yang tidak kalah penting, Fraksi PKB meminta Pemerintah Kabupaten Barito Utara terbuka mengenai pos-pos belanja yang menjadi penyebab munculnya defisit sebesar Rp1,197 triliun tersebut.

Catatan mengenai defisit ini selanjutnya akan menjadi bagian dari pembahasan bersama antara DPRD dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam tahapan pembahasan RAPBD 2027.

Fraksi PKB menyatakan siap melanjutkan pembahasan Raperda APBD 2027 melalui rapat gabungan komisi bersama pemerintah daerah.

(Ant)