- Gabungan Suku Dayak Das Barito Desak Pemkab Selamatkan Kapal Onrust dan Makam Tua di Lalutung Tour
- Tuyang Maulud Hiasi Semarak Maulid Nabi 1448 H Di Desa Lemo
- Bupati Shalahuddin Bacakan Amanat Ketua Kwarnas di Hari Pramuka ke-65
- Lima Pesan Bupati Untuk Peserta Saat Buka Pesta Siaga Pramuka 2026
- Patih Herman Apresiasi Antusiasme Warga Bintang Ninggi II, Demokrat Komitmen Dekat dengan Masyarakat
- Ketua DPRD Barito Utara Buka Resmi Turnamen Mini Soccer Lemo Cup 2026
- Beri Dukungan Terhadap Kegiatan Keagamaan, Hj Nety Herawati Hadiri Barito Utara Bertablig
- Barito Utara Bertablig, Perkuat Silaturahmi Antara Pemerintah, Ulama dan Masyarakat
- Pemkab DPRD Barito Utara Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
- Semarakakan HUT ke 81 RI, Ini Himbauan Ketua RT 30 Dermaga Ujung
Cuaca Panas dan Debit Sungai Barito Menyurut, RPB Barito Utara Ingatkan Warga Tingkatkan Kewaspadaan
.jpg)
Baritonews.co -Muara Teweh- Kondisi cuaca panas dan belum adanya hujan dalam beberapa waktu terakhir membuat debit Sungai Barito di wilayah Kabupaten Barito Utara mulai menyurut. Kondisi tersebut mendapat perhatian dari Relawan Peduli Bencana (RPB) Kabupaten Barito Utara.
Ketua RPB Barito Utara, Dayat Salikin, Senin (10/08/2026), mengimbau seluruh masyarakat agar tidak lengah dan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di tengah kondisi cuaca panas dan kering.
Baca Lainnya :
- HUT 1 Kodam XXII Tambun Bungai, Wabup Barito Utara Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi0
- Radar Cuaca Muara Teweh Diresmikan, Perkuat Keselamatan Penerbangan dan Mitigasi Bencana0
- Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Lestarikan Adat dan Budaya Kaharingan0
- Perkuat Organisasi, LPT-IK Barito Utara Gelar Rapat Kerja 20260
- Lepas Kontingen Jamnas XII, Bupati Barito Utara Pesan Jaga Nama Baik Daerah0
Menurut Dayat, meskipun debit Sungai Barito saat ini menyurut, masyarakat tetap perlu berhati-hati ketika melakukan aktivitas di sekitar sungai maupun kawasan Pantai Gosong.
Perhatian khusus, kata dia, perlu diberikan kepada anak-anak yang bermain atau mandi di kawasan Pantai Gosong. Para orang tua diminta tidak membiarkan anak-anak bermain atau mandi tanpa pengawasan.
“Anak-anak yang masih belum memahami bahaya tenggelam harus mendapat pengawasan dari orang tua. Jangan sampai karena lengah, terjadi musibah yang tidak kita inginkan,” ujarnya.
RPB juga mengingatkan masyarakat bahwa kondisi cuaca panas dan kering dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran lahan dan hutan. Karena itu, warga diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu api.
Salah satunya dengan tidak membakar sampah sembarangan. Api yang awalnya berasal dari pembakaran sampah dapat dengan mudah menjalar apabila kondisi lingkungan kering dan angin cukup kencang.
Selain itu, RPB meminta para pengendara sepeda motor maupun mobil untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di pinggir jalan atau kawasan yang terdapat rumput dan semak kering.
“Jangan membuang puntung rokok sembarangan karena bisa menjadi sumber api dan menyebabkan kebakaran lahan maupun hutan,” tegas Dayat.
Ia menambahkan, upaya mencegah bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun relawan. Peran masyarakat sangat penting, terutama dalam menjaga lingkungan dan menghindari aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
RPB Barito Utara pun mengajak masyarakat untuk saling mengingatkan dan segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi membahayakan keselamatan maupun lingkungan.
“Kami mengimbau seluruh warga masyarakat Kabupaten Barito Utara agar selalu waspada dan berhati-hati. Keselamatan kita bersama harus menjadi perhatian,” katanya.
Dengan meningkatnya kewaspadaan masyarakat, RPB berharap potensi musibah, baik kecelakaan di perairan maupun kebakaran lahan dan hutan, dapat dicegah sejak dini.
“Semoga kita semua selalu dalam lindungan Allah SWT. Aamiin ya Rabbal Alamin,” pungkas Dayat.
(Ant)
.png)


.jpg)







