- Kunjungi SMAN 1, Kapolres Barito Utara Motivasi Siswa Jaga Disiplin Selama PJJ
- Ketua DPRD Hj Mery Rukaini Beri Selamat kepada 55 Pejabat yang Dilantik Bupati Barito Utara
- Tak Cukup Duduki Jabatan, 55 Pejabat Barito Utara Dituntut Bekerja Nyata
- Sekda Muhlis Tekankan Sinergi Camat dan Kepala Puskesmas, Pastikan Program 2026 Tuntas
- Bupati Beri Lampu Hijau, PertaLink Mulai Dimatangkan, Pertamina dan Perusda Mulai Berkoordinasi
- Kapolres Barito Utara Turun Langsung Amankan Aspirasi Driver Batu Bara, Situasi Kondusif
- 85 Lulusan Politeknik Muara Teweh Diwisuda, Bupati Shalahuddin Tekankan Pentingnya Pengabdian dan Kerja Nyata
- Bupati Temui Driver Angkutan Batu Bara dan Masyarakat, Janji Panggil Pimpinan Mitra Barito dan Tamtama
- BREAKING NEWS: Warga dan Driver Angkutan Batu Bara Berorasi di Kantor Bupati Barito Utara, Tunggu Pertemuan dengan Shalahuddin
- Bukan Sekadar Gedung Sekolah, Shalahuddin Ingin Anak Barito Utara Bisa Belajar Tanpa Terbebani Biaya
Bupati Hadiri Rapat Paripurna III DPRD Barito Utara

Baritonews.co - Muara Teweh –Bupati Barito Utara H Shalahuddin menghadiri Rapat Paripurna III Masa Sidang II Tahun 2026 dalam rangka penyampaian jawaban Pemerintah Daerah atas pemandangan umum fraksi-fraksi terhadap lima Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), Senin (04/03/2026).
Pada rapat tersebut, H. Shalahuddin, secara resmi menyampaikan jawaban pemerintah atas berbagai masukan, kritik, dan saran dari fraksi-fraksi DPRD.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Daerah menyambut baik pemandangan umum yang telah disampaikan sebagai bagian dari proses demokrasi dan penguatan kualitas regulasi daerah.
Dalam pemaparannya, Bupati menjelaskan keselarasan dokumen RPJMD Kabupaten Barito Utara dengan RPJMN yang ditetapkan Presiden Prabowo Subianto serta RPJMD Provinsi Kalimantan Tengah.
Menurutnya, keselarasan tersebut tidak hanya bersifat naratif, tetapi tertuang secara eksplisit dalam struktur dokumen, khususnya pada Bab III Tabel 3.1.
“Hal ini menjamin bahwa setiap kebijakan di tingkat lokal memiliki benang merah yang kuat dengan target pembangunan nasional dan provinsi,” jelasnya.
Menjawab sorotan fraksi terkait isu lingkungan, Bupati memaparkan langkah konkret penanggulangan banjir yang difokuskan pada normalisasi Sungai Bengaris serta pembangunan infrastruktur pengendali banjir dengan target penyelesaian 100 persen pada tahun 2029.
Selain itu, pengelolaan sampah di kawasan perkotaan juga menjadi perhatian serius pemerintah daerah melalui optimalisasi TPS 3R di Kelurahan Lanjas dan penerapan sistem sanitary landfill di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
“Seluruh indikator tersebut telah kami integrasikan ke dalam program perangkat daerah guna memastikan pelaksanaan berjalan efektif, terukur, dan tepat sasaran,” tegas H. Shalahuddin.
Rapat paripurna ini menjadi bagian penting dari tahapan pembentukan regulasi daerah, sebelum memasuki pembahasan lebih lanjut bersama DPRD guna menghasilkan produk hukum yang responsif terhadap kebutuhan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Barito Utara.
(Ant)
.png)





.jpg)




