- Gabungan Suku Dayak Das Barito Desak Pemkab Selamatkan Kapal Onrust dan Makam Tua di Lalutung Tour
- Tuyang Maulud Hiasi Semarak Maulid Nabi 1448 H Di Desa Lemo
- Bupati Shalahuddin Bacakan Amanat Ketua Kwarnas di Hari Pramuka ke-65
- Lima Pesan Bupati Untuk Peserta Saat Buka Pesta Siaga Pramuka 2026
- Patih Herman Apresiasi Antusiasme Warga Bintang Ninggi II, Demokrat Komitmen Dekat dengan Masyarakat
- Ketua DPRD Barito Utara Buka Resmi Turnamen Mini Soccer Lemo Cup 2026
- Beri Dukungan Terhadap Kegiatan Keagamaan, Hj Nety Herawati Hadiri Barito Utara Bertablig
- Barito Utara Bertablig, Perkuat Silaturahmi Antara Pemerintah, Ulama dan Masyarakat
- Pemkab DPRD Barito Utara Sepakati Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
- Semarakakan HUT ke 81 RI, Ini Himbauan Ketua RT 30 Dermaga Ujung
ASBADATA Barito Utara Ajak Generasi Muda Lestarikan Kuntau sebagai Warisan Budaya Kalimantan

Baritonews.co -Muara Teweh – Ketua Asosiasi Bawi Dayak, Budaya dan Wisata (ASBADATA) Kabupaten Barito Utara, Erni M. Masri, menegaskan bahwa penyelenggaraan Festival Kuntau ASBADATA Tahun 2026 merupakan wujud nyata komitmen dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan seni bela diri tradisional Kuntau sebagai warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, filosofi, serta menjadi bagian dari jati diri masyarakat Kalimantan.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada pembukaan Festival Kuntau ASBADATA Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 di kawasan Siring Water Front City (WFC) Muara Teweh, Sabtu (25/07/2026).
Erni mengatakan, di tengah pesatnya perkembangan zaman, keberadaan Kuntau perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda agar tetap dicintai, dipelajari, dan diwariskan secara turun-temurun.
Baca Lainnya :
- Bupati Barito Utara Buka Festival Kuntau ASBADATA 2026, Ajak Generasi Muda Lestarikan Warisan Budaya0
- Terima Parcel Lebaran, PEWARTA Barito Utara Apresiasi Kepedulian Disdik0
"Melalui festival ini, kami ingin memperkenalkan Kuntau kepada generasi muda agar seni bela diri tradisional ini tetap hidup, dicintai, dipelajari, dan menjadi warisan budaya yang terus diwariskan dari generasi ke generasi," ujarnya.
Menurutnya, Festival Kuntau tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga menjadi wadah mempererat tali silaturahmi antarperguruan, memperkuat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan para peserta.
Ia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan bibit-bibit atlet Kuntau sekaligus pelestari budaya yang kelak dapat mengharumkan nama Kabupaten Barito Utara di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah maupun tingkat yang lebih tinggi.
"Kami berharap festival ini menjadi momentum lahirnya generasi muda yang tidak hanya berprestasi dalam seni bela diri tradisional, tetapi juga memiliki kepedulian untuk menjaga dan melestarikan budaya daerah," katanya.
Kepada seluruh peserta, Erni berpesan agar mengikuti setiap pertandingan dengan penuh semangat, disiplin, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran dan saling menghormati.
"Menjadi juara tentu membanggakan, namun persaudaraan dan pelestarian budaya adalah tujuan utama yang harus terus kita jaga bersama," tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Erni M. Masri juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara atas dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Kuntau ASBADATA Tahun 2026. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para sponsor, panitia pelaksana, dewan juri, relawan, serta seluruh perguruan Kuntau yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan dapat terselenggara dengan baik.
Ia berharap Festival Kuntau dapat terus berkembang dan menjadi agenda budaya tahunan yang mampu memperkuat eksistensi seni budaya daerah di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.
"Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar, aman, dan sukses serta terus berkembang setiap tahun demi kemajuan seni budaya di Kabupaten Barito Utara. Mari bersama-sama kita lestarikan budaya, perkuat persaudaraan, dan jadikan Kuntau sebagai kebanggaan masyarakat Kalimantan," pungkasnya.
(Ant)
.png)


.jpg)







